Bunda Nunung : Tidak Boleh Ada Kekosongan Pemimpin
Bunda Nunung : Tidak Boleh Ada Kekosongan Pemimpin


SAMARINDA – Aparatur Siplil Negara (ASN) diingatkan harus mampu menjadi pemimpin. Setidaknya menjadi pemimpin diri sendiri melaksanakan tanggung jawab yang diamanahkan sesuai jabatan masing-masing. Setiap ASN hendaknya mampu bekerja baik, ada ataupun tidak ada pimpinan instnasi masing-masing.

“Tidak boleh ada kekosongan pemimpin. Maksudnya sekalipun tidak ada kepala dinas, apapun kewajiban di kantor harus tetap jalan. Baik itu apel pagi, maupun pekerjaan rutin mencapai target-target rencana strategis OPD masing-masing,” ujar Kabid Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PDKP DPMPD) Kaltim, Riani Tisnadewi saat memimpin apel pagi jajaran DPMPD Kaltim, Senin (8/7).

Dia berharap ASN mampu melaksanakan tanggung jawab disiplin pegawai, maupun pekerjaan dengan baik sesuai kewenangan dan kewenangan yang dilimpahkan pimpinan.

Urusan pemerintahan, kata dia, dilaksanakan dengan hirarki secara berjenjang dari kepala dinas kepada sekretaris maupun bidang-bidang terkait yang kemudian ditindaklanjuti pelaksana di bidang masing-masing.

“Makanya saat kepala dinas tidak ada, kepala bidang ambil alih. Jika kepala bidang tidak ada, kepala seksi ambil alih. Dan jika kepala seksi tidak ada akan diambil alih staf pelaksana terkait,” sebutnya merinci.

Karenanya dia mengapresiasi semua ASN yang tetap hadir mengikuti apel pagi dan bekerja seperti biasa sekalipun kepala dinas sedang melaksanakan tugas dinas luar. “Bekerjalah dengan ikhlas untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.(DPMPD Kaltim/arf)

Dinas Pemerdayaan Masyarakat & Pemerintahan Desa
Jl. MT. Haryono No. 96 Kalimantan Timur
(0541) 7779725 dpmpd@kaltimprov.go.id
2013 - 2020