Berprestasi Tingkat Nasional, Muara Jawa Ilir Bakal Jadi Wilayah Studi Kelurahan

icon - In Berita By Admin Website    icon 7918

Berprestasi Tingkat Nasional, Muara Jawa Ilir Bakal Jadi Wilayah Studi Kelurahan

SAMARINDA – Kelurahan Muara Jawa Ilir, Kabupaten Kutai Kartanegara disiyaratkan bakal menjadi percontohan atau wilayah studi bagi kelurahan se Indonesia, khususnya untuk wilayah regional III (Kalimantan dan Sulawesi).

“Menjadi juara bukan menjadi akhir. Ada beban berat yang masih harus diemban. Mempertahankan untuk tetap menjadi terbaik dan percontohan bagi kelurahan lain untuk transfer informasi,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa melalui Kabid Pemerintahan Desadan Kelurahan, Riani Trisnadewi didampingi Kasi Penataan Administrasi, Desa dan Kelurahan, Nazly, di Samarinda, Kamis (5/10).

Karenanya ia berharap jajaran Kelurahan Muara Jawa Ilir terus meningkatkan kinerjanya dalam penyelenggaraan pemerintahan dan memberikan pelayanan publik. Harapannya bisa menjadi kelurahan yang semakin maju dan berkembang.

Selanjutnya diikuti oleh kelurahan dan desa di seluruh wilayah Kaltim yang juga akan ikut maju dan berkembang. “Ini sasaran pembinaan dan perlombaan keluarahan dan desa yang dilakukan,” sambungnya.

Sejalan dengan itu, ia berharap pemkab/pemkot se Kaltim memberi perhatian untuk terus melakukan  pembinaan evaluasi perkembangan kelurahan dan desa di wilayahnya masing-masing.

Hasil evaluasi penting selain menjadi pemetaan keberhasilan pembinaan, juga sekaligus bisa menjadi tolak ukur untuk berkompetisi lomba desa dan kelurahan mulai tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional.

“Idealnya kelurahan atau desa bisa cepat berkembang. Apalagi sekarang didukung penggaraan dana desa yang memadai untuk memacu pembangunan di daerah,” sebutnya.

Menurutnya, Kaltim melalui Muara Jawa Ilir berhasil menjadi juara satu lomba kelurahan tingkat nasional untuk regional III yang diselenggarakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Kemudian diikuti kelurahan dari Provinsi Gorontalo juara dua dan kelurahan dari Provinsi  Kalimantan Utara juara ketiga.

Kebijakan penilaian dibagi perregional diterapkan sejak tahun 2016 kemarin. Regional I wilayah Pulau Sumatera, regional II Pulau Jawa dan Bali,  regional III wilayah Kalimantan dan Sulawesi, serta regional IV meliputi Papua dan Maluku.

“Ini berlanjut. Kaltim bisa mempertahankan peringkat terbaik. Tahun 2016 lalu Kaltim juga meraih juara satu lomba kelurahan diwakili Kelurahan Bontang Kuala, Kota Bontang,” sebutnya.

Sedangkan lomba desa, penilaiannnya baru bisa masuk peringkat lima besar diwakili Kampung Tepian Buah,  Kecamatan Segah,  Kabupaten Berau. Pemeringkatannya sudah baik. Setidaknya Kaltim sudah bisa menyisihkan sekitar 15 ribu desa-desa yang ada di wilayah regional III.

Terlebih tahun lalu, sambung Jauhar, Kaltim berhasil meraih prestasi juara tiga dengan perwakilan desa dari Kabupaten Paser.(dpmpd kaltim/arf)