DPMPD Angkat Suara, Usulkan Balatmas Perbanyak Pelatihan Kader BUMDes dan KPMD di Kaltim

icon - In Berita By Admin Website    icon 6993

DPMPD Angkat Suara, Usulkan Balatmas Perbanyak Pelatihan Kader BUMDes dan KPMD di Kaltim

BANJARMASIN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim mengirimkan utusannya mengikuti Focus Group Discussion yang digagas Balai Latihan Masyarakat (Balatmas) Banjarmasin untuk menjaring materi yang tepat untuk pelatihan masyarakat daerah-daerah se Kalimantan.

Rakor yang mengangkat tema “Bagaimana Mengangkat BUMDes di Regional Kalimantan menjadi lebih maju dan mandiri, kemudian Bagaimana Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa memiliki kompetensi baik yang berkualitas dalam mendampingi Pemerintah Desa” tersebut dilaksanakan sehari penuh dengan peserta pewakilan lima provinsi se Kalimantan.

Dari Kaltim, DPMPD mengutus Kepala Seksi Usaha Ekonomi Masyarakat (UEM), Muriyanto mewakili Kepala Bidang Usaha Ekonomi Masyarakat, SDA, dan Teknologi Tepat Guna, Rusniati. Diapun seolah tidak mau menyiakan kesempatan dengan mengusulan agar Balatmas memperbanyak pelatihan terhadap BUMDes dan Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) di Kaltim.

“Kalau bisa ditambah. Pada tahun 2019 Kaltim hanya mendapat alokasi pelatihan sebanyak dua kelas, yakni satu kelas diperuntukkan pengelola BUMDes dan satu kelas bagi KPM,”ucapnya saat menyampaikan laporan hasil kegiatan FGD, Jumat (22/11)

Selain mengharapkan kelas pelatihan lebih dari tahun 2019, dia juga mencoba memberikan masukan agar pelatihan BUMDes diarahkan lebih pada upaya meningkatkan kualitas produk dan mampu meningkatkan omset. Termasuk meningkatkan kemampuan pemasaran bagi pengelola BUMDes.

FGD dibuka Kepala Pusat Pelatihan Masyarakat Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan dan Informasi Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Helmiati.

Hadir sebagai nara sumber Kepala Pusat Pelatihan Masyarakat, Direktorat P3 Ditjen PKP2Trans dan praktisi BUMDes. FGD dilaksakanakan selama satu hari penuh dengan harapan Balai Latihan Masyarakat mendapat masukan kebutuhan pelatihan dari 5 provinsi di Kalimantan serta mendapat isu-isu aktual yang harus dijawab dengan materi pelatihan yang tepat.

Peserta yang dihadirkan erdiri dari unsur Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan pengelola BUMDes.(DPMPD Kaltim/muri/arf)