DPMPD Berbagi Keberkahan Bersama Anak Yatim dan Masyarakat Kurang Beruntung

icon - In Berita By Arif Maulana    icon 6829

DPMPD Berbagi Keberkahan Bersama Anak Yatim dan Masyarakat Kurang Beruntung

SAMARINDA -- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim berbagi keberkahan Ramadhan 1443 Hijriah dengan menyantuni 50 orang anak yatim dan masyarakat kurang beruntung.

 

Santunan diserahkan secara simbolis kepada 20 orang anak yatim oleh Kepala DPMPD Kaltim M Syirajudin, mantan Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekprov Kaltim Aji Sayid Fathurahman, pensiunan DPMPD Kaltim Riani Tisna Dewi, Ustad Aspianur,  serta perwakilan bidang-bidang lingkup DPMPD Kaltim.

 

"Semoga santunan bermanfaat dan memberi kebaikan. Ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap sesama mengisi bulan penuh ampunan dan keberkahan ini, " ujar M Syirajudin sesaat setelah penyerahan santunan, di Masjid Al Husna Kompleks Kantor DPMPD Kaltim, Selasa (26/4/2022).

 

Karenanya dia mengucap syukur dan apresiasi atas kesediaan jajaran DPMPD Kaltim yang sudah bersedia menyisihkan sebagian hartanya untuk menggembirakan hati anak yatim dan masyarakat kurang beruntung.

 

Tidak terkecuali, kata dia ucapan terimakasih disampaikan kepada Takmir Masjid Al Husna dan panitia yang sudah mempersiapkan pelaksanaan penyerahan santunan.

 

Tidak hanya menyerahkan santunan dari jajaran DPMPD, saat itu juga dirangkai penyerahan bantuan 50 buah alat sholat berupa sarung sumbangan dari Bpk. Hadi Mulyadi.

 

"Semoga amal ibadah kita semua diterima ALLAH SWT, " ucapnya.

 

Pada kesempatan itu sekaligus dimanfaatkan sebagai momen silaturahmi antar pegawai maupun pegawai purna tugas.

"Besar harapan kami agar momentum buka bersama ini menjadi waktu yang tepat untuk memupuk rasa persaudaraan dan kekompakan, karena kekompakan menjadi modal dasar kita dalam melaksanakan tugas dan pengabdian sebagai pemerintah, " katanya lagi.

 

Lebih lanjut, dia menyebut banyak hikmah pembelajaran yang bisa dipetik selama Ramadhan, diantaranya mengajarkan menahan diri, saling berbagi, dan banyak berbuat kebaikan. Semoga selepas mengikuti madrasah Ramadhan kita menjadi instan bertaqwa sebenar-benarnya takwa.

 

Juga diajarkan untuk senantias memperbaiki ibadah sholat, puasa, dan amalan sholeh lainnya. Bagaiman bacaan sholat semakin baik. Bagaimana puasa tidak sekedar menahan haus dan lapar.

 

"Pada kesempatan baik ini saya juga berpesan kepada yang muda-muda. Khususnya teman-teman NON ASN untuk senantiasa. Menjaga akhlak dan atitut dalam bekerja. Menghargai dan menghormati rekan kerja, utamanya pimpinan di tempat kerja, " tandasnya. (DPMPD Kaltim/arf)