Gubernur Minta Diberi Peran Lebih Terkait DD
11 Mei 2019 Admin Website Berita 1243
Gubernur Minta Diberi Peran Lebih Terkait DD

SAMARINDA -- Tidak pilih-pilih tempat. Ini ungkapan tepat menggambarkan keseriusan Gubernur Kaltim, Isran Noor mewujudkan Visi Pembangunan "Berani Untuk Kalimantan Timur Berdaulat".

Meskipun hanya bertemu di ruang kedatangan Bandara Internasional APT Pranoto Samarinda, orang nomor satu di Bumi Etam Ruhuy Rahayu ini bersedia bincang-bincang dalam rangka koordinasi penyelenggaraan pemerintahan desa melalui Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) di Kaltim.

Setibanya di Ibukota Provinsi Kaltim seusai melaksanakan tugas ke luar daerah, Gubernur Isran bertemu dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, Moh Jauhar Efendi yang juga baru mengikuti pembahasan Benefit Sharing Plan (BSP) program penurunan emisi karbon berbayar dari Bank Dunia Forest Carbon Partnership Facility (FCPF) Carbon Fund, di Tangerang.

Jauhar mengikuti kegiatan pembahasan pembagian manfaat pelaksanaan program penurunan emisi berbayar tersebut bersama Kepala Biro Ekonomi Setprov Kaltim, Nazrin.

Saat bersamaan Tenaga Ahli Sekretariat Program Pemberdayaan Masyarakat Desa, Moh Sabri baru saja menyelesaikan tugasnya melakukan koordinasi peningkatan kapasitas Tenaga Ahli Provinsi dan Staf Teknis Satker P3MD Kaltim, serta penutakhiran data pendamping dan evaluasi kinerja Tenaga Pendamping Profesional, maupun monitoring penggunaan dana dekonsentrasi di Kaltim.

Mendapat informasi dari Kepala DPMPD Kaltim, Moh Sabri yang berada di ruang keberangkatan pun langsung bergegas menemui Gubernur Kaltim di ruang kedatangan.

Disitu kemudian Sabri bicara banyak terkait kondisi pelaksanaan P3MD di Kaltim beserta peran pendampingan yang dilakukan Tenaga Pendanping Profesional.

Gubernur pun nampak antusias menyimak penjelasan tim pusat tersebut. Termasuk penjelasan tanbahan yang disampaikan Kepala DPMPD Kaltim.

Menurut gubernur, dia mestinya sebagai wakil pemerintah pusat di daerah diberi peran lebih terkait Dana Desa. Dia ingin pelaksanaan P3MD yang menggunakan Dana Desa itu bisa dilaksanakan dengan optimal guna percepatan pengentasan desa sangat tertinggal dan tertinggal di Kaltim.

"Kalau bisa gubernur diberi peran lebih lah," celetuk Gubernur Isran. Dia berharap 518 desa sangat tertinggal dan tertinggal dari 841 desa se Kaltim bisa segera naik statusnya jadi berkembang.

Setidaknya sesuai target meningkatkan status 150 desa sangat tertinggal dan tertinggal menjadi berkembang sesuai target RPJMD Kaltim 2019-2024.

Gubernur Isran berbincang Moh Sabri dan Moh Jauhar Efendi ditemani Ketua DPRD Kaltim, M Syahrun, Wakil Ketua DPRD Kaltim, Dahri Yasin, Rektor Unmul, Masjaya, Kepala Biro Ekonomi, Nazrin dan Tim Pusat lainnya.(DPMPD Kaltim/MJE/arf)


Artikel Terkait
Info Permohonan Informasi
Artikel Terbaru
Statistik
Online 2
Pengunjung Hari Ini 83
Halaman Dikunjungi Hari Ini 449
Total Pengunjung 117314
Total Halaman Dikunjungi 993283
Government Public Relation

Jl. MT Haryono - Samarinda - Kaltim
Telp : (0541) 7779725,
Fax : (0541) 7779726
E-mail : dpmpd@kaltimprov.go.id
E-mail Pengaduan : dpmpdkaltim@gmail.com

Sitemap | Kontak | Webmail

Visitor
Total : 993283
Bulan ini : 43771
Hari ini : 449

© DPMPD Prov Kaltim @ 2021