Gunakan Baju Kaltim, Gus Menteri Akui Bentuk Keciantaan Produk Dalam Negeri

icon - In Berita By Arif Maulana    icon 6767

Gunakan Baju Kaltim, Gus Menteri Akui Bentuk Keciantaan Produk Dalam Negeri

SAMARINDA – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar secara resmi melakukan Soft Launching Gerakaan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Kaltim tahun 2021 secara virtual dari Gedung Kemendes PDTT RI, Rabu (1/9).

 

Soft Launching kegiatan bertajuk “Go Borneo Gerakan Bangga Buatan Indonesia Produk Artisan Kaltim” dengan slogan Percaya Desa, Karena Desa Bisa” tersebut ditandai penekanan tombol pada layar menggunakan lima jari.

 

Gus Menteri sapaan populer Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar dalam arahannya menyebut Gerakan Bangga Buatan Indonesia merupakan berbentuk gotong royong UMKM, BUMDes, dan BUMDes  Bersama untuk sama-sama bangkit menghadapi tergerusnya ekonomi akibat pandemi COVID-19.

 

Terbukti, kata dia, UMKM dan BUMDes lah yang teruji mampu bertahan saat keterpurukan ekonomi saat krisis moneter tahun 1998. Melalui Gernas BBI diharap ada gerakan bersama mengembangkan ekosistem digital dan bangga produk dalam negeri.

 

“Saya hari ini menggunakan pakaian khas Kaltim sebagai bentuk kecintaan produk dalam negeri. Maka mari 270 juta warga Indonesi semua bersama berproduksi dan mengkonsumsi produk sendiri,” sebut Gus Menteri.

 

Ditambahkan, perkembangan penggunaan internet semenjak pendemi menjadi peluang bagi UMKM dan BUMDes untuk melirik potensi pemasaran produknya secara online. Untuk itu UMKM, BUMDes, dan BUMDes Bersama Kaltim harus ikut ambil bagian bergabung dalam jaringan e-commerse yang ada.

 

Hingga saat ini tercatat sudah ada 11,4 juta pelaku kreatif, UMKM, dan BUMDes yang bergabung dalam jaringan e-commerse.

 

Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koodinator Maritim dan Investasi Odo RM Manuhutu berharap Gernas BBI banyak mendorong BUMDes dan UMKM lebih banyak terlibat. Memanfaatkan peluang ini untuk kebangkitan ekonomi yang tangguh.

 

“Harapannya ke depan produk artisan Kaltim tida hanya hanya go borneo dan nasional, tapi hingga level mancanegara. Harapannya dari desa ke kota, dan mancanegara,”katanya.

 

Soft launching sendiri menandai dimulainya rangkaian Gernas BBI yang akan dilakukan grand launching pada 2 Oktober 2021, di Samarinda.

 

Hadir pada soft launcing secara virtual Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi, Dirut PT Pertamina melalui Coorporate Secretary Brahmantya Purwadi Satyamurti Poerwadi, Dirut Bank Indonesia melalui Kepala Perwakilan BI Kaltim Tutuk S H Cahyono, Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi  Kemendes PDTT Harlina Sulistyorini, Sekprov Kaltim M Sabani, Kepala DPMPD Kaltim M Syirajudin, Kepala Disperindagkop dan UMKM Kaltim M Yadi Robyanoor, dan Kepala Diskominfo Kaltim M Faisyal.(DPMPD Kaltim/arf)