Ketersediaan APD Kaltim Diperkirakan Cukup Hingga 2 Bulan ke Depan

icon - In Berita By Admin Website    icon 6781

Ketersediaan APD Kaltim Diperkirakan Cukup Hingga 2 Bulan ke Depan

SAMARINDA – Bantuan Alat Pelindung Diri (APD) medis yang diberikan PT Multi Harapan Utama (MHI) dan MMS Group Indonesia (MMSGI) diharap membantu meningkatkan ketersediaan APD bagi RS Rujukan Penanganan COVID 1-9 di Provinsi Kalimantan Timur.

“Soal ketersedian APD diperkirakan masih mencukupi hinga 1 sampai 2 bulan ke depan, tapi bantuan ini cukup banyak semoga bisa membantu ketersediannya bagi tenaga medis,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Andi M Ishak ketika ditemui disela penyerahan secara simbolis bantuan APD medis dan sembako, di Halaman Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (12/5).

Dia mengaku untuk menjamin ketersediaan APD medis, Dinkes terus berkoordinasi dengan pusat untuk mendapat bantuan APD dari pusat. Termasuk dilakukan pengadaan APD sendiri oleh Dinkes Kaltim.

Saat ini, dia mengaku sedang melakukan proses pengadaan untuk menambah ketersedian APD untuk memberikan pelayanan kesehatan penanganan COVID-19.

“Sebenarnya yang agak khawatir ketersedian masker, baik masker medis maupun N95. Makanya bantuan diharap memenuhi kebutuhan sambil proses pengadaan di Dinkes,” timpalnya.

Seperti diketahui  PT Multi Harapan Utama (MHI) dan MMS Group Indonesia (MMSGI) merupakan yang terbesar dalam mendukung penanganan COVID-19 di Provinsi Kalimantan Timur.

Angkanya mencapai Rp5 miliar berupa bantuan alat pelindung diri (APD) medis dan bahan kebutuhan pokok bagi warga masyarakat wilayah kerja kontrkator bidang pertambangan ini, yakni Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Bantuan yang diberikan berupa 10ribu set pakaian medis, 250 kotak masker N95, 2.500 kotak masker bedah, 10ribu kacamata medis untuk APD medis, dan 3ribu kotak sarung tangan medis dan 45ton berar, 15ribu liter minyak goreng, dan 15ribu kotak mie instan untuk sembako.(DPMPD Kaltim/arf)