Lihat Potensi Masyarakat, Riani Minta Camat Aktifkan Posyantek dan BUMDes Wilayah Kenohan

icon - In Berita By Admin Website    icon 7139

Lihat Potensi Masyarakat, Riani Minta Camat Aktifkan Posyantek dan BUMDes Wilayah Kenohan

KENOHAN -- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim melalui Kabid Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan, Riani Tisnadewi meminta Camat Kenohan mendorong masyarakat memgaktifkan Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) dan BUMDes yang ada wilayah Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Ia menilai potensi dan semangat masyarakat didukung tenaga pendamping profesional mampu meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui usaha-usaha kreatif yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Masyarakatnya terlihat punya semangat maju ketika melihat keterwakilan Pendamping Lokal Desa (PLD) yang ada di desa-desa se Kecamatan Kenohan," ujar Riani Tisnadewi Didampingi Kabid Pemberdayaan Kelembagaan dan Sosbudmasy, Surya Dharma Herman saat melakulan monitoring, evaluasi, dan supervisi Dana Desa (DD), di Kantor Camat Kenohan, Rabu (11/7).

Ketika berbicara produk unggulan yang dikembangkan masyarakat, ia mengaku mendengar kekurangannya hanya masalah pengemasan produk. Artinya tinggal dilakukan pembinaan dan pelatihan agar kualitas pengemasan produknya semakin baik dan mampu bersaing di pasaran.

"Yang jelas kita ingin gedor semangat camat, kabupaten, beserta pendamping profesional  agar bisa bersama melakukan pendampingan pembangunan desa. Makanya kami jajaran DPMPD roadshow turun lapangan mendorong semangat semua agar memaksimalkan peran pendampingan," tegasnya.

Menurut Bunda Nunung sapaan akrab Riani Tisnadewi, ia turun lapangan karena ingin ada perubahan. Sebab secara teori tugas provinsi dalam hal pendampingan hanya sampai tingkat kabupaten, namun ia menilai jika hanya mengikuti teori Nawa Cita membangun daerah dari pinggiran tidak akan tercapai.

"Kita ingin mendorong percepatan. Ketika ada masalah kita selesaikan dan jika terkait kebijakan akan disuarakan di pusat," timpalnya.(DPMPD Kaltim/arf).