Pjs Bupati Minta Kubar Dukung Proklim Plus
11 November 2020 Admin Website Berita 6388
Pjs Bupati Minta Kubar Dukung Proklim Plus

KUBAR – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kutai Barat M Syirajudin meminta pemangku kepentingan Kabupaten Kutai Barat untuk ikut mendukung program Kampung Iklim (Proklim) Plus. Dia berharap Proklim Plus dapat meningkatkan status Indeks Desa Membangun (IDM) Kalim yang menjadi target RPJMD Kaltim 2019-2023 melalui peningkatan indeks ketahanan lingkungan.

Dukungan yang diperlukan dari Pemkab dan Pemerintah Desa/Kampung terhadap Proklim Plus dengan berpartisipasi aktif dalam mensukseskan Proklim plus dalam bentuk melakukan bedah IDM khususnya pada indeks ketahanan lingkungan (IKL) dan jika skoring masih rendah perlu ditingkatkan.

Kemudian mensinergikan Proklim Plus kedalam prioritas Dana Desa/Kampung, mensinergikan kebijakan Proklim plus ke dalam dokumen perencanaan kabupaten dan pemerintah kampung (RPJMD kab & RPJMDes/kampung), menjabarkan program/kegiatan di kabupaten/kampung dalam dokumen tahunan RKPD kab dan RKPDes/kampung, dan mengimplentasikan program/kegiatan Proklim plus dalam APBD kab & APBDes.

“Terakhir diharap dapat membudayakan kebijakan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim ke dalam kehidupan sehari-hari,”ujar Pjs Bupati Kutai Barat M Syirajudin saat membuka Sosialisasi Program Kampung Iklim (ProKlim) Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Kutai Barat, Rabu (11/11).

Secara umum Program Kampung Iklim adalah program Nasional, dan di Kaltim telah dilaksanakan oleh KLHK & Dinas Lingkungan Hidup Kaltim sejak tahun 2012. Program Kampung Iklim (ProKlim) merupakan suatu program untuk memberikan pengakuan terhadap partisipasi aktif masyarakat dalam melakukan kegiatan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim secara terintegrasi dengan mempertimbangkan kearifan lokal. Pelaksanaan program mencakup serangkaian kegiatan perencanaan, sosialisasi, fasilitasi, pengawasan, evaluasi dan penilaian kampung iklim.

Tujuan ProKlim mendorong pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat setempat untuk memahami permasalahan perubahan iklim dan dampaknya, serta melakukan tindakan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara proaktif yang berkontribusi kepada upaya pembangunan nasional. Outputnya ProKlim desa rendah emisi.

Sementara Proklim Plus merupakan Program Kampung Iklim berbasis pemberdayaan masyarakat, Sebagai bentuk partisipasi DPMPD terhadap Proklim dan sesuai kewenangan yang ada, maka dilakukan sinergi Proklim versi 2012 dengan IDM (Indeks Desa Membangun) dan dari 3 indeks kompositnya yaitu Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE), Indeks Ketahanan Sosial (IKS) difokuskan kepada komposit Indeks Ketahanan Lingkungan (IKL).

“Sehingga outputnya adalah selain desa rendah emisi juga desa yang IDM nya meningkat (Proklim Plus),”katanya.

Sementara Plh Kepala DPMPD Kaltim Surono menyebut tujuan sosialisasi Program Kampung Iklim  adalah memberikan pemahaman kepada Pemerintah Kampung dan Pendamping Profesional terhadap aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang bisa dituangkan dalam rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMDes) dan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) sesuai dengan prioritas penggunanaan dana desa.

“Secara khusus Sosialisasi Program Kampung Iklim bertujuan memberikan pengetahuan kepada Pemerintah Kampung dan Pendamping professional, memfasilitasi Pemerintah Kampung dan Pendamping Profesional dalam proses penyusunan RPJMDes dan RKPDes, meningkatkan pemahaman Pemerintah Kampung akan pentingnya kemampuan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, dan menumbuhkan komitmen Pemerintah Kampung dalam berkontribusi dalam menurunkan emisi karbon dan meningkatkan indeks desa membangun,”ulasnya.

Sosialisasi Program Kampung Iklim diikuti peserta 28 orang Petinggi Kampung dan 12 orang dari Pendamping Profesional P3MD.

Setelah ini diharap Petinggi dan Pendamping Profesional mendapatkan pemahaman baru tentang Program kampung iklim, tersusunya rencana kerja tindak lanjut, dan memiliki sikap optimisme dalam menurunkan emisi carbon dan menaikkan indeks desa membangun (IDM).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kutai Barat Faustianus Syaidirahman berharap kegiatan dapat meningkatkan pemahaman lembaga kampung sehingga menjadi panduan pelaksanaan Proklim Plus di Kabupaaten Kutai Barat.

Hadir sebagai narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kaltim Akbar, Dewan Daerah perubahan Iklim Provinsi Kalimantan Timur Rizki Rahman dan perwakilan dari DPMPD Kaltim dan DPMK Kutai Barat. Nampak hadir Pjs Ketua PKK Kutai Barat Suhelni M Syirajudin.(DPMPD Kaltim/arf)


Artikel Terkait
Info Permohonan Informasi
Artikel Terbaru
Statistik
Online
Pengunjung Hari Ini
Halaman Dikunjungi Hari Ini 0
Total Pengunjung 198051
Total Halaman Dikunjungi 1793823
Government Public Relation
© DPMPD Prov Kaltim @ 2021-2023