Swadaya dan Gotong Royong, Warga RT 23 Sempaja Selatan Bangun Jalan Lingkungannya

icon - In Berita By Admin Website    icon 8616

Swadaya dan Gotong Royong, Warga RT 23 Sempaja Selatan Bangun Jalan Lingkungannya

SAMARINDA – Warga RT 23, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda menunjukan rasa pedulinya terhadap pembangunan di Kota Samarinda.

Seolah tidak ingin berharap banyak bakal mendapat bantuan dari Pemkot Samarinda, mereka berinisiatif membangun jalan lingkungan dengan pendekatan swadaya dan gotong royong.

Dikomandoi Ketua RT 23 Sempaja Selatan, Sumijan, warga setempat rela menyisihkan sebagian rizki dan tenaganya untuk menyumbang pembelian material serta terlibat langsung melaksanakan kegiatan penimbunan dan semenisasi jalan lingkungan, di Gang 7 Jl. AW Syahrani.

“Saya mengapresiasi teman-teman yang sudah berpartisipasi menyumbang dan ikut membantu kegiatan semenisasi ini. Semoga bernilai ibadah serta menjadi amal jariah bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian,” kata Sumijan ketika berbincang, di Samarinda, Senin (4/3).

Dia mengaku kegiatan sudah dilaksanakan sejak satu bulan lalu. Diawali penimbunan dan semenisasi jalan menuju Mushala untuk memudahkan warga setempat beribadah, karena jalan tersebut acap kali banjir saat hujan.

Kegiatan ini membutuhkan waktu selama dua hari untuk meninggikan jalan sepanjang sekitar 35 meter dari dan menuju Mushala RT 23.

Selanjutnya sekitar dua minggu setelahnya dilanjutkan kegiatan penimbunan dan semenisasi jalan masuk Gang 7 yang juga sering terendam banjir saat hujan.

“Memang jedanya cukup lama, karena kita harus menghimpun kembali dananya dari warga setempat. Kita bahkan pasang baleho ajakan menyumbang untuk pelaksanaaan kegiatan ini. Kotak amalnya juga disiapkan yang diletakan di depan rumah saya. Jadi siapa saja yang lewat dan tergerak hatinya bisa memberikan sumbangannya,” ujarnya.

Untuk kegiatan kedua ini sudah berjalan tiga tahap. Semenisasi jalan sepanjang sekitar 5 meter dan pembangunan drainasenya.

Kemudian dilanjutkan semenisasi jalan sepanjang sekitar 20 meter yang dilaksanakan Sabtu (2/3) dan Minggu (3/3) malam kemarin. “Bila tidak ada halangan malam ini kita akan selesaikan kegiatannya. Menghabiskan sisa material yang ada. Semoga semua diberikan kesehatan dan bisa ikut berpartisipasi. Dan yang belum pernah hadir masih ada kesempatan ikut membantu kegiatan malam ini,” serunya.

Kegiatan semenisasi yang dilakukan warga menyelesaikan total pengecoran jalan sepanjang 125 meter dan lebar lima meter dengan total dana senilai Rp75 juta.

Sumijan berharap setelah ini warga tidak lagi kesulitan melintas saat hujan. Sekalipun banjir masih tetap dilewati kendaraan bermotor.

Disisi lain, dia mengaku penimbunan dan semenisasi jalan tersebut awalnya akan dilakukan Pemkot Samarinda. Namun karena Pemkot Samarinda mengalami devisit anggaran pada 2017, rencana kegiatan tersebut terpaksa dicoret.

“Padahal saat semenisasi jalan sebelumnya kita sempat berkelakar dengan kontraktornya. Sampai ketemu tahun depan menyelesaikan kegiatan semenisasi ini. Ternyata anggarannya devisit. Terpaksa batal. Dari pada menunggu yang tidak pasti lebih baik kita gerakan warga agar ikut merasa memiliki,” akunya.(DPMPD Kaltim/arf)