Workshop Tunas Integritas KPK Tanamkan Nilai Integritas Kepala OPD Kaltim

icon - In Berita By Admin Website    icon 7733

Workshop Tunas Integritas KPK Tanamkan Nilai Integritas Kepala OPD Kaltim

BALIKPAPAN- Sebanyak 28 orang Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengikuti Workshop Tunas (Tujuan Nasional) Integritas KPK. Kegiatan dilaksanakan sejak 2 Oktober hingga 6 Oktober2017, di Hotel Grand Tjokro, Balikpapan.

“Workshop tersebut dimaksudkan untuk menanamkan nilai-nilai integritas para pejabat eselon II agar tidak tergoda melakukan tindak pidana korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN),” ujar Asisten Pemerintaha dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Prov. Kaltim, Meiliana. Selain membuka workshop, Meiliana juga sekaligus menjadi peserta workshop.

Kegiatan tersebut dinilai penting diikuti seluruh Kepala OPD sebagai pembuat kebijakan dan Pengguna Anggaran (PA) di lingkup instansinya masing-masing. Harapannya segenap Kepala OPD Kaltim dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab jabatan terhindar dari penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang.

Gilirannya target menjadikan Kaltim sebagai pulau integritas melalui pencanangan zona intergitas menuju wilayah bebas korupsi benar-benar dapat diwujudkan. Selanjutnya sasaran pembangunan dapat tercapai sesuai target dan masyarakat merasakan pemerintah hadir dengan pelayanan terbaik.

Sebelum pembukaan, Ketua Panitia Penyelenggara Kepala Inspektorat Provinsi Kalimantan Timur, Sa’duddin melaporkan, kegiatan workshop tunas integritas ini dapat terselenggara atas kerjasama semua pihak, terutama dari pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai narasumber.

Kegiatan workshop didesain tidak formal. Tanpa menggunakan meja, para peserta duduk di kursi dengan formasi melingkar. Sedangkan narasumber atau fasilitator berdiri di tengah-tengah peserta.

Banyak model-model permainan dalam proses pembelajaran tersebut. Intinya, bagaimana perilaku tercela, yaitu tindakan korupsi dapat dicegah.

Mula-mula peserta dibagi dalam dua kelompok sesuai dengan pilihan bahan bacaan untuk mendiskusikan mana yang paling berintegritas diantara Raja Antigon atau adiknya. Cerita tersebut dikemas dengan judul yang cukup menarik, GEMAS (Geledah Masalah) dan NGASO (Ngaji Solusi) Integritas.

Pada sesi ini cukup menarik, karena terjadi dinamika yang luar bisa. Anggota kelompok berusaha mempertahankan pendiriannya dan berusaha saling mempengaruhi.

Sesi berikutnya, peserta dibagi dalam 4 kelompok dan masing-masing kelompok mendapatkan tugas untuk memberikan nama kelompok, membuat yel-yel kelompok, membuat pantun pembuka, menciptakan lagu dan tari kelompok serta membuat pantun penutup.

Masih banyak sesi permainan lain yg cukup menarik, sehingga semua peserta merasa bahagia selama mengikuti workshop dan tanpa terasa, workshop sudah akan ditutup pada hari ketiga ini.

Anto Ikayadi Narasumber dari KPK menyampaikan, betapa gigihnya orang-orang mempengaruhi kita untuk terjebak pada perilaku koruptif, baik melalui wow effect maupun seeding.(DPMPD Kaltim/jauhar)