Pemprov Pertajam Program RPJMD Kaltim yang Masuk SDGs
Pemprov Pertajam Program RPJMD Kaltim yang Masuk SDGs
Kepala BAPPEDA Kaltim, Zairin Zain (tengah) memberi arahan sebelum membuka Bimtek Tagging Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Sustainable Development Goals (SDGs), di Balikpapan, Jumat (24/5).


BALIKPAPAN – Pemprov Kaltim melalui BAPPEDA melakukan penajaman terhadap Program Kegiatan RPJMD Kaltim 2019-2023 yang masuk dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Ini dimaksudkan untuk memastikan program kegiatan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kaltim selama lima tahun kedepan selaras dengan target pencapaian SDGs dengan 17 goals dan 169 target indikator yang ditetapkan secara nasional.

“Makanya seluruh OPD Kaltim kita kumpulkan hari ini. Diundang untuk sama-sama mempertajam program lingkup OPD yang masuk SDGs atau yang dulunya dikenal Millenim Development Goals (MDGs). Sebab SDGS mencakup banyak sektor tidak seperti MDGs yang hanya menyasar pendidikan dan kesehatan,” ujar Kepala BAPPEDA Kaltim, Zairin Zain saat membuka Bimtek Tagging Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Sustainable Development Goals (SDGs), di Balikpapan, Jumat (24/5).

Menurut Zairin, seluruh komponen sektoral maupun OPD Kaltim tentu sudah melaksanakan beberapa program terkait menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Program dimaksud diantaranya goal pencapaian yang ingin dijaga dari SDGs.

Itu sebabnya akan dipadukan. Program-program yang mengarah peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat akan dipadukan dengan RPJMD Kaltim 2019-2023 yang sudah ditetapkan.

Maksudnya, OPD terkait melalui bagian perencanaan program diminta sama-sama menetapkan program yang masuk dalam pencapaian SDGs.

“Program yang sudah ditandai sebagai SGDs ini kemudian disepakati menjadi Rencana Aksi Daerah SDGs. Perpres 59/2017 tentang pencapaian pembanguan berkelanjutan mengamanatkan agar agar daerah menyusun Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan SDGS,” urainya.

Melalui kegiatan ini juga akan dilihat dan disesuaikan dengan target goal SDGs sekarang apakah sesuai dengan RPJMD 2019-2023. Jika terdapat kurang kesesuaian akan disepakati dilakukan penyesuaiannya.

“Yang jelas Kaltim terbilang paling siap capai target SDGs. Hasil penelitian Unpad menyebut dari 13 provinsi, Kaltim yang paling siap di atas Jogjakarta, Kepulauan Riau, Riau, dan Bangka Belitung mencapai taget MDgs. Ditunjukan kemajuan cukup besar terhadap program yang diusulkan,” akunya.(DPMPD Kaltim/arf)

Dinas Pemerdayaan Masyarakat & Pemerintahan Desa
Jl. MT. Haryono No. 96 Kalimantan Timur
(0541) 7779725 dpmpd@kaltimprov.go.id
2013 - 2019